Gorontalo, 26 Juni 2025 – Kabar membanggakan datang dari salah satu alumni Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Sultan Amai Gorontalo angkatan 2018. Moh. Nurhadi Paputungan dinyatakan lolos seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Periode 1 Tahun 2025.
Lolosnya Moh. Nurhadi Paputungan dalam seleksi administrasi PPG ini menjadi kabar baik tidak hanya bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar Prodi Tadris Bahasa Inggris. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa alumni Prodi TBI terus menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan, khususnya dalam memenuhi syarat profesionalisme guru melalui jalur resmi dari Kementerian Pendidikan.
Seleksi administrasi PPG merupakan tahapan penting yang harus dilalui oleh setiap guru yang ingin mendapatkan sertifikat pendidik. Lolosnya Nurhadi pada tahap ini menunjukkan bahwa secara administratif, ia telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah, termasuk kelengkapan dokumen, kualifikasi akademik, dan status kepegawaian.
Saat ini, Moh. Nurhadi Paputungan tinggal menunggu jadwal pemanggilan resmi dan pengisian form kesediaan untuk mengikuti program PPG selanjutnya. Tahapan ini akan menjadi pintu masuk bagi proses pembelajaran profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam praktik mengajar di kelas.
Atas keberhasilan ini, Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, Dr. Hj. Enni Akhmad, S.S., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya. Ia menilai capaian Nurhadi merupakan bentuk nyata dari kerja keras, dedikasi, dan kesiapan alumni dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era profesional. “Kami sangat bangga atas pencapaian Nurhadi. Ini menunjukkan bahwa alumni kami terus melangkah maju dan siap menjadi guru profesional. Semoga tahapan selanjutnya bisa dilalui dengan lancar dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya,” ujar Dr. Enni dalam tanggapannya.
Moh. Nurhadi sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil seleksi tersebut. Ia mengaku bahwa proses pengumpulan berkas dan validasi data cukup menantang, namun dapat dilalui dengan baik berkat bimbingan dari para dosen semasa kuliah dan dukungan dari rekan-rekan guru.
“Ini adalah langkah awal menuju profesionalisme. Saya berharap bisa melewati tahapan selanjutnya dan mengikuti PPG dengan maksimal,” tutur Nurhadi dengan penuh semangat saat dihubungi via pesan singkat.
Keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa aktif Prodi Tadris Bahasa Inggris, bahwa persiapan menjadi guru profesional harus dimulai sejak dini, termasuk memahami jalur PPG dan syarat administratif yang harus dipenuhi sejak lulus kuliah.
Penulis: Fajri Saputra
