Gorontalo, 18 November 2025 — Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer secara daring pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan dosen tamu dari UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan akademik mahasiswa Jurusan TBI, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Syahrul, S.S., M.Pd., dosen Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Kegiatan dipandu oleh moderator Adimawati Helingo, S.Pd., M.Pd., selaku dosen Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Sultan Amai Gorontalo. Peserta kegiatan merupakan mahasiswa Jurusan TBI semester 5.
Topik yang diangkat dalam visiting lecturer ini adalah Technology Integrating in EFL (English as a Foreign Language). Dalam pemaparannya, pemateri membahas pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, seperti pemanfaatan platform digital, aplikasi pembelajaran bahasa, media interaktif, serta penggunaan teknologi berbasis AI sebagai sarana pendukung pembelajaran. Selain itu, disampaikan pula bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan keterampilan listening, speaking, reading, dan writing siswa secara lebih menarik dan kontekstual.

Pemateri juga menekankan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran digital, yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam memilih media yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Mahasiswa diajak untuk memahami tantangan sekaligus peluang penggunaan teknologi dalam konteks pembelajaran EFL di sekolah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa terlihat antusias menggali informasi seputar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris serta penerapannya di kelas nyata.
Melalui kegiatan visiting lecturer ini, Jurusan TBI berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, memiliki literasi digital yang baik, serta mampu mengintegrasikan teknologi secara kreatif dan efektif dalam praktik pembelajaran EFL di masa depan.
