Gorontalo, 25 Juni 2025 – Tiga dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Sultan Amai Gorontalo resmi menyandang gelar akademik baru dalam Wisuda ke-55 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tahun 2025. Mereka adalah Dr. Hj. Enni Akhmad, S.S., M.Pd., Dr. La Aba, M.Pd., M.H., dan Dr. Nur Wahidah Thayib Pido, S.Pd., M.Pd. Ketiganya berhasil menyelesaikan studi jenjang doktoral dengan predikat cumlaude.
Momentum bersejarah ini berlangsung dalam suasana penuh khidmat di Gedung Auditorium UNG pada tanggal 25 Juni 2025. Wisuda ke-55 ini dihadiri oleh ratusan peserta dan tamu undangan, termasuk para pejabat kampus, keluarga wisudawan, dan kolega akademik dari berbagai institusi.
Ketiga dosen tersebut tidak hanya mewakili institusi IAIN Sultan Amai Gorontalo, tetapi juga membawa harum nama Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Prestasi mereka dalam menyelesaikan studi lanjutan dengan predikat tertinggi menunjukkan komitmen dan dedikasi yang luar biasa di bidang akademik.
Dr. Hj. Enni Akhmad, S.S., M.Pd menyelesaikan studi doktoralnya dengan penelitian yang berfokus pada Intercultural Communicative Competence. Sementara itu, Dr. La Aba, M.Pd., M.H., menempuh gelar doktor dengan penelitian mengenai Discourse Analysis, dan Dr. Nur Wahidah Thayib Pido, S.Pd., M.Pd., meraih gelar doktor dengan penelitian mengenai Artificial intelligence. Ketiganya berhasil mempertahankan hasil disertasi mereka dengan nilai yang sangat memuaskan di hadapan tim penguji dan akademisi dari UNG.
Ketiga dosen ini juga mendapatkan ucapan selamat dari pimpinan IAIN Sultan Amai Gorontalo, rekan dosen, serta mahasiswa yang selama ini mereka bimbing. Pencapaian ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh sivitas akademika, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).
Kehadiran tiga doktor baru di lingkungan Prodi Tadris Bahasa Inggris menjadi angin segar bagi pengembangan mutu akademik dan peningkatan kualitas SDM. Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris menyampaikan bahwa pencapaian ini akan memperkuat posisi prodi dalam membangun daya saing akademik di tingkat nasional.
Pencapaian ini juga disambut hangat oleh mahasiswa dan alumni. Banyak yang mengungkapkan rasa bangga melalui berbagai platform media sosial, serta menyampaikan ucapan selamat dan doa bagi para dosen yang telah menjadi teladan dalam dunia akademik.
Penulis: Fajri Saputra
