Gorontalo, 22 September 2025 – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) International Research Collaboration pada Senin (22/9) pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini berlangsung di ruang Training UPT Pusat Pengembangan Bahasa Kampus 2 dan diikuti oleh seluruh dosen serta mahasiswa TBI.
Acara ini juga merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan nomor B0161A240119910, yang telah ditandatangani oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo pada 3 Januari 2024. Melalui FGD ini, kedua institusi memperkuat komitmen kerja sama di bidang riset internasional, publikasi bersama, serta pengembangan kapasitas akademik. FGD ini dihadiri oleh narasumber Prof. Dr. Rahim bin Aman, dosen dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Wakil Rektor III IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., dan Alvons Habibie, M.Pd. sebagai moderator. Diskusi difokuskan pada peluang, tantangan, serta strategi dalam mengembangkan kolaborasi riset internasional, khususnya di bidang linguistik, penerjemahan, dan pendidikan bahasa Inggris.

Dalam pemaparannya, Prof. Rahim menekankan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dan dosen dalam proyek penelitian lintas negara. Menurutnya, kerja sama internasional bukan hanya memperluas jejaring akademik, tetapi juga memperkaya perspektif ilmiah melalui pertemuan gagasan dari berbagai latar budaya dan disiplin ilmu.
Kegiatan ini juga mendorong diskusi interaktif antara peserta dan narasumber mengenai isu-isu aktual dalam penelitian bahasa, penggunaan teknologi dalam riset, serta publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi.
Melalui FGD ini, Prodi TBI berharap dapat memperkuat kapasitas riset dosen dan mahasiswa, serta menjadikan penelitian sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan akademik dan kontribusi pada masyarakat global.
Penulis: Rara Ibrahim
