Bangkok, Thailand, 9–10 Juli 2026 — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui partisipasi pada The 9th International Conference on Future of Education (FUTURE EDU 2026) yang diselenggarakan pada 9–10 Juli 2026 di Ambassador Hotel, Bangkok, Thailand.
Pada konferensi internasional yang mengusung tema “Advancing Excellence in Education Through Purposeful Technology Integration”, Program Studi Tadris Bahasa Inggris diwakili oleh Ketua Program Studi, Dr. Hj. Enni Akhmad, S.S., M.Pd., bersama dosen TBI, Dr. Nur Wahidah Thayib Pido, M.Pd. Keduanya turut mempresentasikan hasil penelitian (paper) pada forum ilmiah internasional yang diikuti oleh akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara.

Selain berpartisipasi sebagai pemakalah, delegasi IAIN Sultan Amai Gorontalo juga melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan The International Institute of Knowledge Management (TIIKM). Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Dr. Hj. Enni Akhmad dan Dr. Nur Wahidah Thayib Pido selaku perwakilan IAIN Sultan Amai Gorontalo bersama Mr. Isanka P. Gamage, Co-Founder dan Managing Director TIIKM.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional, khususnya pada bidang penelitian, pertukaran pengetahuan (knowledge exchange), publikasi ilmiah, serta pengembangan berbagai program akademik yang berorientasi global. Melalui kemitraan ini, Program Studi Tadris Bahasa Inggris diharapkan semakin aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Partisipasi dosen TBI dalam FUTURE EDU 2026 sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi. Keikutsertaan pada forum ilmiah berskala internasional ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, memperkuat budaya riset, serta meningkatkan kontribusi akademik TBI dalam pengembangan pendidikan di tingkat global.
