Dua Mahasiswa TBI Raih Prestasi pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Moderasi Beragama di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo

News Slider

 

Gorontalo, 28 Oktober 2025 — Dua mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo berhasil menorehkan prestasi dalam kegiatan finalisasi Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertempat di Aula Fakultas Syariah.

Kegiatan ini merupakan tahap final dari rangkaian lomba karya tulis ilmiah, di mana para finalis mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan mereka di hadapan dewan juri. Dua mahasiswa TBI yang berhasil menjadi finalis yaitu Indah Asrianti (semester 7) dan Nurhayati Pakaya (semester 1).

Indah Asrianti membawakan karya berjudul “AI dan Toleransi Digital: Smart Generation for a Peaceful Civilization”, sementara Nurhayati Pakaya mempresentasikan tulisannya yang berjudul “Etika Komunikasi Pemuda Moderat di Media Sosial: Studi pada Komentar dan Diskusi Online.”

Acara ini dibuka secara resmi oleh Dr. Arfan Nusi, M.Hum, selaku Ketua Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para finalis yang telah berupaya menghadirkan karya ilmiah dengan tema moderasi beragama yang aktual dan kontekstual di era digital.

Adapun dewan juri yang menilai presentasi para finalis terdiri atas Dr. Habibie Yusuf, M.Pd, Dikson T. Yasin, M.HI, Dr. Momy Hunowu, M.Si, dan Arif Abas. Para juri menilai berdasarkan aspek orisinalitas ide, kedalaman analisis, serta relevansi karya terhadap penguatan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan mahasiswa.

Pada akhir kegiatan, diumumkan bahwa Indah Asrianti berhasil meraih Juara 4, sedangkan Nurhayati Pakaya memperoleh Juara 5 dalam ajang tersebut. Prestasi ini menjadi bukti kontribusi mahasiswa TBI dalam mengembangkan gagasan ilmiah yang mendukung nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama di era digital.

Melalui kegiatan ini, Rumah Moderasi Beragama IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam menulis dan meneliti isu-isu seputar toleransi, etika digital, serta penguatan karakter moderat dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Penulis : Rara Ibrahim