Gorontalo, 8 Agustus 2025 – Sebanyak sepuluh mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) angkatan 2022 berhasil melaksanakan seminar proposal gelombang pertama pada Jumat, 8 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Sultan Amai Gorontalo dan menghadirkan berbagai judul penelitian yang menarik dan relevan dengan perkembangan dunia pendidikan.
Seminar proposal ini menjadi salah satu tahap penting dalam penyusunan skripsi, di mana mahasiswa memaparkan rencana penelitian mereka di hadapan dosen penguji dan pembimbing. Proses ini menjadi ajang untuk mendapatkan masukan yang membangun sebelum penelitian dilaksanakan.
Kesepuluh mahasiswa tersebut membawakan topik-topik yang beragam. Beberapa mengangkat isu tentang digital literacy skills di kalangan siswa, sementara yang lain membahas strategi pembelajaran berbasis higher order thinking skills (HOTS). Ada pula yang meneliti tentang pengembangan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris.
Menariknya, semua persiapan hingga pelaksanaan seminar proposal ini dilakukan hanya dalam kurun waktu dua minggu. Kecepatan dan keseriusan mereka dalam menyelesaikan draft proposal menjadi perhatian khusus para dosen penguji. Ketua Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Dr. Hj. Enni Akhmad, S.S., M.Pd., turut hadir dan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia memuji semangat dan kerja keras mahasiswa yang mampu menyelesaikan tahap awal penelitian dalam waktu yang relatif singkat tanpa mengurangi kualitas isi proposal.
“Saya bangga dengan capaian ini. Hanya dalam dua minggu, sepuluh mahasiswa ini sudah bisa menyajikan proposal yang matang dan siap diuji. Ini membuktikan bahwa mereka memiliki komitmen tinggi terhadap studi dan penelitian,” ungkap Dr. Enni dalam arahannya.
Beliau juga memberikan beberapa arahan penting terkait langkah selanjutnya. Dr. Enni menekankan bahwa setelah seminar, mahasiswa perlu segera memperbaiki proposal sesuai masukan penguji dan memulai penelitian lapangan secepat mungkin agar target penyelesaian skripsi dapat tercapai tepat waktu.
Suasana seminar berlangsung serius namun tetap kondusif. Setiap mahasiswa memaparkan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan, manfaat, serta metode penelitian yang akan digunakan. Sesi tanya jawab menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menguji pemahaman dan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan penelitian.
Dosen penguji yang hadir memberikan masukan detail terkait kerangka teori, metodologi, serta teknik pengumpulan data yang digunakan. Mahasiswa diminta untuk memastikan bahwa penelitian mereka memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran bahasa Inggris.
Kegiatan seminar proposal gelombang pertama ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa TBI lainnya yang akan mengikuti gelombang berikutnya. Keberhasilan angkatan 2022 ini menjadi bukti bahwa persiapan yang matang, disiplin waktu, dan kerja sama dengan pembimbing sangat berpengaruh terhadap keberhasilan akademik.
Penulis: Fajri Saputra
