Gorontalo, 18 September 2024 — Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan kegiatan Workshop Penerjemahan pada Rabu (18/9/2024). Kegiatan ini berlangsung di Aula FITK mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai, dengan dihadiri oleh dosen dan seluruh mahasiswa Jurusan TBI.
Workshop ini menghadirkan Marina Pakaja, S.S., M.Hum., salah satu dosen TBI, sebagai pemateri. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang penerjemahan, yang merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai proses penerjemahan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penerjemahan tidak hanya berkaitan dengan penggantian kata dari satu bahasa ke bahasa lain, tetapi juga memerlukan pemahaman terhadap konteks, makna, struktur bahasa, serta kesesuaian pesan agar hasil terjemahan tetap akurat dan mudah dipahami.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan tentang tantangan yang dapat muncul dalam proses penerjemahan. Perbedaan struktur bahasa, pilihan kosakata, serta konteks budaya menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar pesan dalam teks sumber dapat disampaikan secara tepat dalam bahasa sasaran.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini turut menciptakan ruang pembelajaran di luar perkuliahan reguler. Melalui penyampaian materi dan interaksi selama workshop, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan wawasan serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai tugas penerjemahan, baik dalam konteks akademik maupun kebutuhan profesional.
Penyelenggaraan Workshop Penerjemahan ini menjadi bagian dari upaya Jurusan Tadris Bahasa Inggris dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan keterampilan mahasiswa. Dengan adanya kegiatan semacam ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi penerjemahan secara lebih terarah sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan dan dunia kerja.
