Gorontalo, 29 Agustus 2025 – IARELTII Monthly Meeting yang digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025 menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga pendidikan. Salah satu yang menarik perhatian peserta adalah pemaparan dari Zulkifli Akhmad, M.Hum, dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo, dengan topik “Let’s Have Fun with English: Exploring the Positive Impact of English Club on Peer Learning.”
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB (UTC+7). Acara rutin bulanan ini menjadi ajang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta penelitian terbaru bagi para pendidik dan pemerhati pengajaran bahasa Inggris di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Zulkifli Akhmad menekankan pentingnya English Club sebagai sarana alternatif pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbasis klub mampu meningkatkan motivasi belajar, memperluas kosakata, serta membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara.
Menurut Zulkifli, keberadaan English Club juga dapat memperkuat proses peer learning atau pembelajaran antar teman sebaya. Dengan adanya interaksi intensif dalam klub, mahasiswa terdorong untuk saling membantu, mengoreksi, dan menginspirasi dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka.
Ia menambahkan bahwa melalui English Club, mahasiswa tidak hanya belajar secara formal, tetapi juga memperoleh ruang untuk berlatih secara natural dalam suasana santai. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional yang sering kali terasa kaku.
Topik yang disampaikan Zulkifli mendapat respon positif dari peserta meeting. Banyak yang mengajukan pertanyaan terkait cara mengelola English Club agar tetap konsisten dan mampu menjangkau mahasiswa dengan berbagai tingkat kemampuan bahasa Inggris.
Dalam sesi diskusi, Zulkifli juga berbagi pengalaman nyata dari English Club di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa.
Acara ini turut menghadirkan narasumber lain, yaitu Nur Lailatun Nida, S.Pd., dari SD Islam At Taubah Pulomas, yang membawakan materi tentang perjalanan menjadi guru bahasa Inggris.
IARELTII sebagai penyelenggara mengapresiasi kontribusi Zulkifli Akhmad yang dinilai mampu menghadirkan perspektif segar mengenai praktik pembelajaran bahasa Inggris. Mereka berharap hasil diskusi ini dapat ditindaklanjuti oleh para pendidik di lembaga masing-masing.
Penulis: Fajri Saputra
